Tajam mata memandang bias cahaya suram di antara rerimbunan nasib manusia, juta'an kata memohon sepercik makna bahagia dalam lamunan yang sunyi. Gontai kaki melangkah sembari menghirup asap sebatang sahabat putih di antara jari" mungilku. Masih adakah terang di depan sana?? Sambil tersenyum pelan ku ayunkan kaki melangkah pasti, meski dalam hati terus bertanya "di manakah letak sebuah cinta dan bahagia???"
Hay Alam,, masih inginkah kau bercanda denganku dalam kesunyian?? belum puaskah kau mempermainkan kehidupanku??.
Ingin ku berontak dengan keadaan, melawan takdir penuh kepahitan. Namun apa daya, bagai berjuang di medan perang tanpa sebatang senjata, menanti nikmatnya takdir yang kan ku terima...
No comments:
Post a Comment